Contoh Khutbah Jum'at 3 Makna Ibadah kepada Alloh

Contoh Khutbah Jum'at 3 Makna Ibadah kepada Alloh. Beribadah kepada Alloh swt dan memohon pertolongan kepada Alloh adalah sebagai isyarat kita hidup di dunia ini mengakui bahwa kita di ciptakan oleh Alloh, sebagai bukti kita mengakui di ciptakan oleh Alloh maka Alloh pun memberikan perintah kepada kita untuk menyembah kepada Alloh mentaati atas segala perintahNYa

Bukti ketaatan kita melaksanakan perintah Alloh adalah kita beribadah melakukan sholat yang lima waktu dengan ikhlas dan penuh ke khusuan, lurus hati ,pikiran dan jiwa,semua menuju dan mengarah kepada Alloh. Seperti dalam firman Alloh (Surah Al-fatihah:5) Hanya kepada Engkau-lah kami menyembah dan hanya kepada Engkau-lah kami memohon pertolongan.

Didalam bahasan khutbah yang singkat ini kami alhamdipkot memberikan susunan kata tentang perintah beribadah dan memohon pertolongan kepada Alloh, untuk anda yang mau berkhutbah jum'at bahasan ini bisa membantu keringanan dalam berkhutbah singkat dan mudah untuk di pahami oleh para jammah sholat jum'at.

Contoh Khutbah Jum'at 3 Makna Ibadah kepada Alloh

Didalam bahasan yang singkat ini  khutbah jumat ibadah kepada Alloh adalah ke utamaan kita untuk mengenal Alloh swt dan kita bisa cendrung sendiri di hayati dan di resapi dalam hati bahwa Alloh itu benar yang memciptakan kita, Alloh yang mempunyai kerajaan langit kerajaan bumi,dan semua semesta alam adalah Alloh yang menciptakan.

Sebelum anda melanjutkan bacaan ke tema khutbah mungkin anda bisa saja lupa untuk membacakan teks khutbah, kami disini memberitahukan syarat dan rukun khutbah agar khutbah tersebut bisa menjadi shah seperti shahnya shalat yang lima waktu. karena khutbah jum'at ini adalah pengganti shalat dzhuhur dua rakaat,kemungkinan kalauh khutbanya gagal dari rukun khutbah, maka gagal juga shalat jum'at yang dua rakaat,dan harus di ganti dengan shalat dzhuhur empat rakaat.

RUKUN KHUTBAH TEKS BACAAN ARAB
1 Membaca kalimah hamdalah, khutbah pertama dan kedua
2 Membaca Sholawat, khutbah pertama dan kedua
3 Membaca wasiat taqwa, khutbah pertama dan kedua
4 Membaca sebagian ayat al-qur'an, khutbah pertama dan kedua
5 Membaca doa untuk mu'min laki-laki dan perempuan di khutbah kedua

SYRAT SYAH ORANG BERKHUTBAH ADA SEPULUH
1 Harus suci dari hadas kecil dan hadas besar
2 Suci dari najis.pakaian,badan,dan tempat
3 Harus tutup aurat (menutupi auratnya)
4 Berdiri bagi orang yang mampu
5 Harus duduk antara khutbah dua seukuran seatas thumaninah sholat
6 Terus menerus antara khutbah ke satu dan kedua
7 Terus menerus antara khutbah kedua dan sholat jum'at
8 Bacaan khutbahnya memakai bahasa arab
9 Khutbahnya bisa didengar oleh seluruh jamaah minimal 40 jamaah sholat jum'at
10 Terbukti semuanya khutbah dan sholat tepat waktu dzhuhur.

A Bacaan teks khutbah pertama

الحمدُ للهِ الذِي جعلَ العربيةَ لنَا لِساناً، وزادَهَا شَرَفاً وبياناً، وأنْزَلَ بِحروفِهَا الذِّكْرَ قرآناً، أحمدُهُ تعالَى كرَّمَ الإنسانَ، وهداهُ بالقرآنِ، وعلَّمَهُ البيانَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، وأَشْهَدُ أَنَّ سيدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُ اللهِ وَرَسُولُهُ، وصفِيُّهُ مِنْ خلقِهِ وخليلِهِ، أفصَحُ الناسِ وأحسنُهُمْ مَنْطقاً، وأعظمُهُمْ فضلاً وإحساناً، فاللَّهُمَّ صَلِّ وَسلِّمْ وبارِكْ علَى سيدِنَا محمدٍ وعلَى آلِهِ وأصحابِهِ أجمعينَ، وعلَى مَنْ تَبِعَهُمْ بإحسانٍ إلَى يومِ الدينِ.

أَمَّا بعدُ: فأُوصيكُمْ عبادَ اللهِ ونفسِي بتقوَى اللهِ تعالَى، قالَ اللهُ عزَّ وجلَّ: وَاتَّقُوا يَوْماً تُرْجَعُونَ فِيهِ إِلَى اللَّهِ ثُمَّ تُوَفَّى كُلُّ نَفْسٍ مَّا كَسَبَتْ وَهُمْ لاَ يُظْلَمُونَ


Hadirin sidang ahi jum'ah rohimakumulloh
Pertama kita muji sykur kepada Alloh swt yang telah memberikan nikmat sehat,nikmat iman dan islam kepada kita semua, Semoga kita semuanya yang hadir di mesjid yang mulia ini mendapat rahmat dan ampunan dosa sehingga kita bisa lebih meningkatkan ketakwaan kita kepada Alloh swt dan mampu membeli sorganya Alloh swt.

Tidak lupa sholawat dan salam semoga Alloh limpah curahkan kepada Nabi kita muhammad saw,juga untuk keluarganya dan para sahabat-sahabatnya yang pernah menyertai perjuangan beliau dalam menyiarkan islam,dan semoga sampailah kepada kita sebagai ummatnya yang taat dalam menjalankan perintah Alloh swt.

Didalam khutbat saat ini khotib berwasiat baik untuk diri pribadi khotib umumnya untuk para jamaah yang hadir di tempat yang mulia ini pandangan Alloh swt, Yaitu wasiat takwa, karena dengan takwa
insya Alloh kita bisa mendapat ridho Alloh dan Alloh mau menerima peribadatan kita sehingga kita di berikan pahala yang berlipat dan darajat kita di tingkatkan oleh Alloh swt.

Tema dalam khutbah ini kami berikan bahasan tentang perintah ibadah dan memohon pertolongan hanya kepada Alloh swt.Ini menunjukan bahwa kita adalah muslim semua mengarah dan menuju kepada Alloh baik menuju di dalam peribadatan atau didalam berdoa memohon pertolongan hanyalah kepada Alloh satu yang tidak punya sekutu tidak beranak dan di peranakan.

Tiga makna dari bahasan tema khutbah ini sekiranya menjadi pegangan kuat bagi kita dalam beribadah dan memohon pertolongan kepada Alloh swt.
1 Kebutuhan manusia akan Alloh swt.
2 Pengertian Ibadah.
3 Ibadah merupakan amanah dari Alloh swt.

1. Kebutuhan manusia akan Alloh. Alloh swt mengetahui keyakinan hamba-hambanya sejak jaman azali. Oleh karena itu, Alloh swt memerintahkan mereka untuk"berdialog"dengaNya ketika sholat lewat ucapan Iyyaaka na'budu,(hanya kepada Engkaulah kami menyembah). Kata "hanya" mengisyaratkan bahwa sejak dahulu hamba-hamba Alloh yang terpilih telah berma'rifat bahwa Alloh lah satu-satunya sembahan yang mutlak serta tidak ada yang berhak untuk di sembah kecuali Dia.I'tikad ini sangat tinggi nilainya karena ibadah merupakan bentuk pengagungan tertinggi seorang hamba kepada Tuhan-nya.

Seperti berikut ini firman Alloh menerangkan:

قَالَ كَذَٰلِكَ قَالَ رَبُّكَ هُوَ عَلَيَّ هَيِّنٌ وَقَدْ خَلَقْتُكَ مِنْ قَبْلُ وَلَمْ تَكُ شَيْئًا


Artinya: Tuhan berfirman: "Demikianlah". Tuhan berfirman: "Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan sesunguhnya telah Aku ciptakan kamu sebelum itu, padahal kamu (di waktu itu) belum ada sama sekali".(QS Maryam:9)

2. Pengertian ibadah.Ibadah secara bahasa berarti taat,tunduk,menurut,mengikut,dan doa, menurut para ulama makna ibadah yang paling tepat merendahkan diri,dan menundukan jiwa dengan sungguh-sungguh mengesakan Alloh swt, pengertian ini berdasarkan firman Alloh:

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا


Artinya:Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri,

Secara garis besar ibadah terbagi menjadi dua:
A.Ibadah mahdlah,(ibadah yang ketentuannya pasti),Yakni ibadah dengan tata cara pelaksanaan yang di tetapkan berdasarkan nas,"dari Al-qur'an maupun sunnah, Ibadah jenis ini merupakan pokok ibadah kepada Alloh,contohnya ibadah mahdlah ialah sholat,jakat,dan haji

B.Ibadah ghairu mahdloh.(umum) yakni seluruh aktivitas manusia yang mendatangkan kebaikan serta di laksanakan dalam rangka mengharap ridho Alloh swt, contohnya ialah makan,minum dan mencari nafkah.

3. Ibadah merupakan amanah dari Alloh.Orang yang telah mengetahui kepada siapa ia harus beribadah dan dapat merasakan manfaat dari ibadah, tentu akan merasa senang menyibukan diri dalam melaksanakannya,seperti keterikatan diri menyibukan sholat di malam hari,berdasrkan hadist Nabi muhammad saw.
"Siapa saja yang banyak melakukan sholat di malam hari, wajahnya akan nampak bersinar di siang hari (HR Ibnu Majah)

Juga firman Alloh menyatakan tentang ibadah sebagai amanah:

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ ۚ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا


Artinya: Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

Hadirin sidah ahli jum'at rohimakumulloh.
Dengan penjelasan diatas semoga kita dapat memahami dengan baik dan kita bisa melaksanakan ibadah dengan sempurna hanya kepada Alloh kita beribadah dan tentunya ketakwaan dan keimanan kita lebih di tingkatkan takwa dalam arti melaksanakan perintah Alloh yaitu yang paling utama adalah sholat,dan menjauhi larangan Alloh yang berbentuk maksiat,seperti judi,minum arak,dan jinah serta melakukan pembunahan sesama manusia tanfa hak.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ الَّذِيْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

B. Bacaan teks khutbah kedua

اَلْحَمْدُ ِللهِ عَلَى إِحْسَانِهِ، وَالشُّكْرُلَهُ عَلَى تَوْفِيْقِهِ وَامْتَنَانِهِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ تَغْظِيْمًا لِشَأْنِهِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إِلَى رِضْوَانِهِ

أَمَّا بعدُ: فأُوصيكُمْ عبادَ اللهِ ونفسِي بتقوَى اللهِ تعالَى، قالَ اللهُ عزَّ وجلَّ:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ


اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ نَبِيِّنَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَإِخْوَانِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا

اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ صَاحِبَ الْوَجْهِ اْلأَنْوَرِ، وَالْجَبِيْنِ اْلأَزْهَرِ، وَارْضَ اللهُمَّ عَنِ اْلأَرْبَعَةِ الْخُلَفَاءِ الرَّشِدِيْنَ وَاْلأَئِمَّةِ الْمَهْدِيِّيْنَ الَّذِيْنَ قَضَوْا بَالْحَقِّ وَبِهِ كَانُوْا يَعْدِلُوْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِى وَعَنِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، وَعِنَا مَعَهُمْ بِعَفْوِكَ وَكَرَمِكَ وَإِحْسَانِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ.

اَللهُمَّ أَعِزَّاْلإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُسْرِكِيْنَ، وَانْصُرْ عِبَادَكَ الْمُوَحِّدِيْنَ، اَللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلاَءَ وَالْوَبَاءَ وَالرِّبَا وَالزِّنَا وَالزَّلاَزِلَ وَالْمِحَنَ وَسُوْءَالْفِتَنِ مَاظَهَرَ مِنْهَا وَمَابَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلاَدِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ.

رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى اْلاخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ، رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْلَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ، عِبَادَاللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِلْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِى الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَأَوْفُوْا بِعَهْدِ اللهِ إِذَا عَاهَدْتُمْ وَلاَ تَنْقُضُوااْلأَيْمَانَ بَعْدَ تَوْكِيْدِهَا وَقَدْ جَعَلْتُمُ اللهُ عَلَيْكُمْ كَفِيْلاً، إِنَّ اللهَ يَعْلَمُ مَاتَفْعَلُوْنَ فَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُاللهِ أَكْبَرُ وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ.

Demikian bahasan tentang khutbah jumat ibadah kepada Alloh dan memohon pertolongan kepada Alloh kami susun penjelasannya sangat singkat agar para pembaca bisa sangat mudah untuk memahami terutama anda akan tampil sebagai khutbah jum'at anda bisa menggunakan teks khutbah susunan dari kami semoga bermanfaat terimakasih anda tela berkunjung ke blog kami.

Contoh Teks Khutbah Jumat 5 Makna Tentang Dzikrul Maut

Contoh Teks Khutbah Jumat 5 Makna Tentang Dzikrul Maut. Mati merupakan suatu kepastian yang bakal di alami oleh setiap manusia, Alloh swt berharap jangan sampai kita menghadapi kematian, Kecuali tunduk dan patuh kepada-Nya. Karena itu bagi kita tidaklah tidak terlalu penting kapan kita akan mati, tapi yang penting sejauh mana persiapan kita dalam menghadapi kematian, tidak lain kecuali dengan amal shaleh yang sebanyak-banyaknya.

Oleh karena itu,setiap kita harus selalu ingat kepada mati (dzikrul maut) agar 24 jam setiap harinya dalam kehidupan kita selalu isi dengan hal-hal yang beramal shaleh, dzikrul maut akan merangsang kita untuk memperbanyak amal shaleh dan membuat kita tidak suka menunda-nunda pelaksanaan amal yang hendak kita lakukan.


Nah teman-teman pecinta blog kami alhamdipakot untuk bahasan tentang khutbah dzikrul maut kami tulis secara singkat agar mudah bagi anda yang mau melaksanakan khutbah jum'at dengan baik dan khusu, Ada banyak pendapat kalau khutbah jum'at itu anjurannya cukup dengan bacaan teks khotbah arab saja tampa ada penjelasan untuk para jamaah shalat jum'at.

Contoh Teks Khotbah Jumat 5 Makna Tentang Dzikrul Maut

Di sini bahasan khutbah jumat dzikrul maut kami sediakan tulisan untuk anda yang mau melaksanakan khutbah dengan cara menerjemaahkan teks khutbah dari bahasa arab kedalam bahasa indonesia mulai dari hadist Rosululloh Saw dan firman Alloh yang di bacakan dalam teks khotbah tersebut. kemungkinan di jelaskan seperti ini bagi sebagian jamaah yang awam mudah untuk mengerti.

Terbiasa awal mula kita melakukan bacaan teks khutbat dengan bacaan khutbah pertama berikut kami tulis di bawah ini.

Teks bacaan khutbah pertama:

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.

يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

أَمَّا بَعْدُ؛ فَقَالَ اللَّهُ تَعَالَى كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ


Hadirin rohimakumulloh:
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Alloh swt yang Alhamdulillah didalam kesempatan ini kita masih di berikan nikmat yang sangat besar yaitu nikmat sehat jiwa dan raga kita, sehingga kita mampu untuk kembali berkumpul di tempat yang mulia ini untuk melaksanakan shalat jum'at dengan baik dan khusu.

Sholawat dan salam semoga Alloh limpah curahkan kepada pemimpin islam sedunia telah berhasil mendobrak kebatilan dan kesesatan jahiliyah kembali membawa pada jalan yang lurus yakni habibana wanabiyyan Muhammad saw. tidak lupa untuk keluarganya,sahabatnya dan semoga sampailah kepada kita sebagai ummat islam akhir jaman.

Didalam bahasan tema khutbah kali ini saya sebagai khotib memberikan penjelasan tentang Dzikrul maut.agar kita semua selalu cendrung terhadap kematian dan kita tidak selalu lupa untuk menunda-nunda melakukan kebaikan amal shaleh sebagai persiapan untuk mati dan mendapat kemudahan proses pertama di alam kubur.

Hadirin Rohimakumulloh:
Ada lima tentang bahasan Dzikrul maut yang kami tulis di bawah ini.
1 Menjenguk orang sakit.
2 Ta'ziyah.menjenguk orang mati
3 Ziarah kubur
4 Meyakini akan hidup di hari Akhirat
5 Menghayati dalil-dalil ke hidupan di akherar dalam Qur'an dan Hadist.

1 Dzikrul maut pertama kita bahas sesuai sabda Nabi yang di riwayatkan oleh Ibnu Maajah.

"barang siapa yang mengunjungi orang sakit, maka berserulah malaikat dari langit,'Engkau telah berbuat bai,baik pula perjalananmu, engkau akan mendiami rumah dalam surga.(HR Ibnu Maajah)

Dengan giatnya kita mau mengunjungi orang sakit maka disini kita akan mengingatkan untuk jiwa peribadi kita sebagai dizkrul maut. bahwa kita juga akan mengalami hal yang serupa untuk menerima cobaan sakit dan berujung dengan kematian, karena di sebutkan dalam friman Alloh di bawah ini.

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لا يُفْتَنُونَ (٢)وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ (٣)


Artinya: Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan,'Kami telah beriman,' sedang mereka tidak di uji lagi. Dan sesunggunya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Alloh mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya dia mengetahui orang-orang yang dusta (Qs-al-Ankabut:2-3)

2 Dzikrul mau yang kedua adalah ta'ziah menjenguk orang mati ,seperti dalam kutipan hadist Nabi yang di riwayatkan oleh Thabrani.

"Cukuplah mati sebagai pelajaran (guru) dan keyakinan sebagai kekayaan.(HR Thabrani)

Juga dalam firman Alloh

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ

Artinya: Setiap-tiap yang berjiwa akan merasakan kematian (al-Anbiya:35)

3 Dzikrul maut yang ke tiga berziarah ke kubur, Ziarah kubur akan menyadarkan kita bahwa cepat atau lambat kita pun akan seperti orang yang berada didalamnya yang bahagia atau tidak. seseorang di alam kubur akan tergantung pada amalnya di dunia.agar tumbuh kesadaran kita dalam dzirul maut maka ketika kita berziarah ke kubur kita di sunatkan untuk membaca doa.

"selamat sejahtra kepadamu wahai ahli kubur, semoga Alloh mengampuni kami dan kamu, kamu telah mendahului kami dan kami berikutnya.(HR Tirmidzi)

Juga hadist Nabi menerangkan sebagai berikut:
"Barang siapa yang ingin berjiarah ke kubur, hendaknya ia berjiarah karena ziarah kubur itu mengingatkan kepada kematian. (HR Muslim)

4 Dzikrul maut yang ke empat adalah memantapkan keimanan kita kepada hari akhirat, bukan seperti keyakinan orang-orang kafir yang tidak percaya akan adanya hari akhirat seperti Alloh menyebutkan dalam firmannya di dalam Al-qur'an surah Al-jaatsiyah:24

وَقَالُوا مَا هِيَ إِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا نَمُوتُ وَنَحْيَا وَمَا يُهْلِكُنَا إِلَّا الدَّهْرُ ۚ وَمَا لَهُمْ بِذَٰلِكَ مِنْ عِلْمٍ ۖ إِنْ هُمْ إِلَّا يَظُنُّونَ


Artinya: "Dan mereka berkata, 'kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan didunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang membinasakan kita selain masa, dan sekali-kali mereka tidak mempunyai pengetahuan tentang itu mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja. (Al-jaatsiyah:24)

5 Dzikrul maut yang kelima adalah dengan menghayati dalil-dalil kehidupan akhirat, didalam Al-Qur'an dan hadist, banyak sekali dalil yang menggambarkan kenikmatan dan kesengsaraan kehidupan di akhirat yang kalau kita kaji, kita akan berusaha meraih kenikmatan dan menjauhi kesengsaraannya. diantara dalil tentang kesengsaraan neraka adalah firman Alloh.

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِنَا سَوْفَ نُصْلِيهِمْ نَارًا كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُودُهُمْ بَدَّلْنَاهُمْ جُلُودًا غَيْرَهَا لِيَذُوقُوا الْعَذَابَ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَزِيزًا حَكِيمًا


Artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat kami,kelak akan kami masukan mereka kedalam neraka, Setiap kali kulit mereka angus, kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab, Sesungguhnya Alloh maha perkasa lagi mahabijaksana.(An-Nisa:56)

Juga dalil berikutnya kesengsaraan di neraka firman Alloh swt.

وَأَمَّا الَّذِينَ فَسَقُوا فَمَأْوَاهُمُ النَّارُ ۖ كُلَّمَا أَرَادُوا أَنْ يَخْرُجُوا مِنْهَا أُعِيدُوا فِيهَا وَقِيلَ لَهُمْ ذُوقُوا عَذَابَ النَّارِ الَّذِي كُنْتُمْ بِهِ تُكَذِّبُونَ


Artinya: "Dan adapun orang-orang yang fasik (kafir), maka tempat mereka adalah neraka, setiap kali mereka hendak keluar darinya, mereka di kembalikan (lagi) kedalamnya dan dikatan kepada,mereka' rasakanlah siksa neraka yang dahulu kamu mendustakannya." (As-Sajdah:20)

Di samping itu Alloh swt.juga menyebutkan tentang kenikmatan surga yang kita tentu saja inging mendapatkannya, Alloh berfirman.

مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ ۖ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۖ أُكُلُهَا دَائِمٌ وَظِلُّهَا ۚ تِلْكَ عُقْبَى الَّذِينَ اتَّقَوْا ۖ وَعُقْبَى الْكَافِرِينَ النَّارُ


Artinya: "Perumpamaan surga yang di janjikan kepada orang-orang yang bertakwa adalah (seperti tanaman) mengalir sungai sungai didalamnya; buahnya tak henti-hentinya sedang naungannya (demikian pula. Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertaktwa; sedang kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka." (Ar-Ra'd:35)

Dari penjelasan khutbah yang singkat ini, menjadi jelaslah bagi kita bahwa kematian yang pasti akan di hadapi oleh manusia harus kita siapkan menghadapinya dengan menjalani ke hidupan yang bernilai amal shaleh, tampa itu tidak mungkin ke bahagiaan di akherat kelak bisa kita dapatkan.

Bacaan Akhir dari khutbah pertama :

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ الَّذِيْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.


Bacaan teks khutbah kedua :

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ. أَمَّا بَعْدُ؛ فَقَالَ اللَّهُ تَعَالَى : ( وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى )

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.


Bacaan Doa di akhir khutbah kedua

اللَّهُمَّ اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَ ذُنُوْبَ وَالِدَيْنَا وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَا صِغَارًا

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ.

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

وَصَلى الله وسَلم عَلَى مُحَمد تسليمًا كَثيْرًا وآخر دَعْوَانَا لله رَب الْعَالَميْنَ


Demikian khutbah jum'at yang kami susun di artikel ini dengan penjelasan bahasan dzikrul maut,semoga bermanfaat bagi kita bersama. Untuk artikel terkait kami sajikan bahasan khutbah jumat ibadah kepada Alloh sekiranya buat kami sebagai penulis di artikel ini alhamdipakot menyatakan terimakasih bagi anda yang telah mengunjungi blog ini semoga menjadi penambahan ilmu buat anda.

Contoh Khutbah Jum'at 6 Makna Ujian Bagi Seorang Muslim

Contoh Khutbah Jum'at 6 Makna Ujian Bagi Seorang Muslim.Dalam bahasan contoh teks khotbah kami disini menyusun kata-kata yang berkaitan dengan makna ujian bagi seorang muslim, Seperti dalam perjalanan hidup manusia selalu ada menyertainya,dari manusia pertama Nabi Adam As hingga hari ini dan tentu saja bagi generasi yang akan datang,ujian akan terus di hadapi oleh manusia.

Oleh karena itu bagi kita yang mengaku muslim,ujian itu memang kita pahami sebagai suatu kepastian yang harus siap di hadapi dan sekaligus sebagai upaya pembuktian keimanan kita kepada Alloh Swt. Dan setiap muslim harus menyadari bahwa ujian dari Alloh Swt itu tidak selalu dalam bentuk hal-hal yang tidak menyenankan bila kita tinjau dari sisi duniawi.


Karena menyenangkan dan tidak menyenangkan keduanya merupakan ujian dari Alloh Swt, Karena itu bagi orang-orang yang beriman kita akan paham akan hal-hal yang menyenangkan bagi diri kita tidak membuat lupa diri,dan hal-hal yang tidak menyenangkan diri kita tidak merasa putus asa untuk menerima ujian dari Alloh swt.

Contoh Khutbah Jum'at 6 Makna Ujian Bagi Seorang Muslim

Akan tetapi sangat menyayangkan dalam kehidupan manusia di dunia yang mengaku dirinya beriman tapi tidak paham dengan Khutbah jumat ujian muslim,ketika senang lupa diri dan ketika susah justru menjadi putus asa yang membuat dirinya menghalalkan segala cara guna mendapatkan apa yang di inginkan,Seperti memalingkan wajah dari menyembah beribadah kepada Alloh jadi menyembah memuja syetan.

Contoh Khutbah Pertama


إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. أَمَّا بَعْدُ؛

Alhamdulillah.segala puji hanya milik Alloh Swt yang senantiasa memberikan kekuatan iman dan islam,kesehatan jiwa raga sehingga kita senantiasa dapat hadir di mesjid yang mulia ini untuk melaksanakan shalat jum'at bersama-sama semoga Alloh menerima peribadahan kita sehingga kita di berikan rahmat dan pahala yang besar.

Sholawat dan salam kita sampaikan kepada Nabi Muhammad Saw,juga untuk keluarganya,para sahabtanya,dan tabiin beserta para shalihin, juga ummat-ummat yang taat kepada beliau termasuk kita yang hadir di dalam mesjid yang mulia ini semoga kita tergolong ummat beliau dan nanti kita di hari kiamat mendapat safaat dari beliau Nabi muhammad Saw.

Hadirin sidang ahli jum'at rohimakumulloh.
Agar kita dalam menerima ujian dari Alloh Swt keimanan tetap terjaga dan tidak menjadi kufur nikmat gara-gara kita tidak sadar dengan ujian dari Alloh baik itu yang sipatnya ujian yang menyenangkan atau ujian yang tidak menyenangkan maka pahamilah firman Alloh dalam Al-Qura'an surah (Al-Ankabuut:2-3) di bawah ini.

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لا يُفْتَنُونَ (٢)وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ (٣)


Artinya: Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan,'Kami telah beriman,' sedang mereka tidak di uji lagi. Dan sesunggunya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Alloh mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya dia mengetahui orang-orang yang dusta (Qs-al-ankabut:2-3)

Juga dalam firman Alloh surah (Al-Anbiyaa:35)

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ


Artinya: Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada kamilah kamu di kembalikan.'
(Qs-al-anbiyaa:35)

Nah saudara kami yang muslim kita paham makna ujian sesuatu yang datang dari Alloh Swt, tentu ada maksud baik di balik semua itu, akan tetapi memang banyak manusia yang tidak bisa menangkap maksud baik itu, sebagai ujian yang menyenangkan dan tidak menyenangkan, Sebenarnya banyak manfaatnya berikut ada enam manfaat dari makna ujian itu

(1) Manfaat Ujian Wabah Penyakit Tha'un.

Alloh Swt akan memberikan ujian dengan mendatangkan penyakit tha'un bagi orang yang beriman,ini salah satu hal yang tidak akan kita ketahui di balik ujian ini dengan wabah penyakit,tapi Alloh punya maksud baik dan sangat bermanfaat bagi kita, apa bila kita bersabar dan tetap istikomah dalam cobaan ini insya Alloh derajat kita akan di tingkatkan. Dan sampai matipun dengan wabah penyakit yang di deritanya maka itu matinya syahid, Namun sebaliknya bagi yang tidak beriman wabah penyakit ini adalah siksa duniawi. Berikut dalam bab sabar pada kitab Riyadush Shalihin terdapat hadist Rasululloh Saw:

Aisyah bertanya kepada Rasululloh Saw tentang wabah tha'un. Maka Rasululloh memberitahukan wabah tha'un ialah suatu siksa Alloh yang dikirimkan kepada siapa saja yang di kehendakinya,tetapi Alloh menjadikannya rahmat bagi para hambanya yang beriman. Maka seorang mukmin yang berada di daerah itu jika sadar dan ikhlas karena mengerti tidak akan terkena itu kecuali dengan takdir Alloh,Maka Alloh akan mencatatnya baginya sebagai pahala seorang mati syahid (HR Bukhori)

(2) Manfaat Ujian Sebagai Penebus Dosa.

Dari adanya ujian Alloh yakni sebagai penebus dosa-dosa kita.hal ini apa bila kita sadar dalam menghadapi berbagai penderitaan dan dapat mengambil hikmah di balik itu semua.seperti kita mengalami sakit,kita akan semakin sadar,hidup miskin kita sadar ini semua Alloh yang mengatur soal rezeki kita tidak berkecil hati,apalagi kita menjadi orang kaya kita akan tambah banyak bersyukur.

Seperti hadist Rasululloh di bawah ini menyatakan
Tiada seorang muslim yang menderita kelelahan,penyakit,dan kesusahan hati,bahkan gangguan yang berupa duri,melainkan semua kejadian itu akan berupa penebus dosanya (HR Bukhori dan muslim)

(3) Manfaat Ujian Pembersih dari sipat tercela

Firman Alloh menyatakan:


أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لا يُفْتَنُونَ (٢)وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ (٣)


Artinya: Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan,'Kami telah beriman,' sedang mereka tidak di uji lagi. Dan sesunggunya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Alloh mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya dia mengetahui orang-orang yang dusta (Qs-al-ankabut:2-3)

(4) Manfaat Ujian Mendapat Pertolongan Dari Alloh

Firman Alloh menyatakan:

أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ ۖ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّىٰ يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَىٰ نَصْرُ اللَّهِ ۗ أَلَا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ


Artinya: Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga,padahal belum datang kepadamu ujian sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka di timpa malapetaka dan kesengsaraan serta digoncangkan (bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya,"Bilakah datang pertolongan Alloh?'ingatlah sesungguhnya pertolongan Alloh itu amat dekat.(Qs al-Baqoroh:214)

(5) Manfaat Ujian Barisan Muslim Bersih Dari Orang Munafikin.

Firman Alloh menyatakan:

فَلَمَّا فَصَلَ طَالُوتُ بِالْجُنُودِ قَالَ إِنَّ اللَّهَ مُبْتَلِيكُمْ بِنَهَرٍ فَمَنْ شَرِبَ مِنْهُ فَلَيْسَ مِنِّي وَمَنْ لَمْ يَطْعَمْهُ فَإِنَّهُ مِنِّي إِلَّا مَنِ اغْتَرَفَ غُرْفَةً بِيَدِهِ ۚ فَشَرِبُوا مِنْهُ إِلَّا قَلِيلًا مِنْهُمْ ۚ فَلَمَّا جَاوَزَهُ هُوَ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ قَالُوا لَا طَاقَةَ لَنَا الْيَوْمَ بِجَالُوتَ وَجُنُودِهِ ۚ قَالَ الَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُمْ مُلَاقُو اللَّهِ كَمْ مِنْ فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةً بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ مَعَ الصَّابِرِينَ


Artinya: Maka tatkala Thalut keluar membawa tentaranya, ia berkata: "Sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan suatu sungai. Maka siapa di antara kamu meminum airnya; bukanlah ia pengikutku. Dan barangsiapa tiada meminumnya, kecuali menceduk seceduk tangan, maka dia adalah pengikutku". Kemudian mereka meminumnya kecuali beberapa orang di antara mereka. Maka tatkala Thalut dan orang-orang yang beriman bersama dia telah menyeberangi sungai itu, orang-orang yang telah minum berkata: "Tak ada kesanggupan kami pada hari ini untuk melawan Jalut dan tentaranya". Orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah, berkata: "Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar".(Qs al-Baqoroh:249)

(6) Manfaat Ujian Diri Sendiri Menjadi Sadar.

Firman Alloh menyatakan:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ


Artinya: Hai orang-orang yang beriman janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Alloh. Barang siapa yang berbuat demikian,maka mereka itulah orang-orang yang rugi.(Qs al-munafiquun:9)

Dengan demikian, menjadi jelas bagi kita bahwa ujian dari Alloh itu suatu kepastian bagi orang-orang yang beriman,baik ujian dalam bentuk hal-hal yang menyenangkan maupun ujian yang tidak menyenangkan,Dan bila sudah lulus menghadapi ujian itu tentu saja surga sudah menannti.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ الَّذِيْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.


Contoh Khutbah Kedua

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ.

وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَمَنْ تَبِعَ هُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ أَرْشَدَكُمُ اللهُ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ، أَمَّا بَعْدُ؛

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ, رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَاْرحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَا صِغَارًا. رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُونَا بِالإِيْمَانِ وَلاَ تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلاًّ لِلَّذِيْنَ ءَامَنُوْا رَبَّنَآ إِنَّكَ رَءُوفُ رَّحِيْمٌ، رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا.

رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ .

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ. أَقِيْموُاالصَّلآة !


Demikian bahasan contoh teks Khutbah jum'at yang kami susun untuk anda semoga tulisan ini bermanfaat dan menjadi kemudahan bagi anda untuk melakukan khutbah jum'at.untuk artikel terkait kami sajikan khutbah jumat dzikrul maut.terimakasih anda telah berkunjung ke blog kami alhamdipakot.