Bacaan Niat Sholat Tarawih Dan Sholat Witir Di Bulan Ramadhan


Bacaan Niat Sholat Tarawih Dan Sholat Witir Di Bulan Ramadhan.Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Sshahrussiam, Ummat islam dimanapun berada didalam melaksanakan dan menjalankan ibadah puasa Ramadhan sebagai rukun islam yang ke tiga merupakan kewajiban bagi ummat islam, maka kami disini memberikan penjelasan dan catatan penting untuk sebagian yang awam dengan peraktek cara mandi baik yang sunnah ataupun mandi yang wajib sebagaimana disini lengkap dengan tulisan arab dan latin beserta artinya.

Nah temen-temen ini sangat penting untuk kita sebagai ummat islam di pahami dan dibaca cara kita mengucapkan niat sebelum melakukan sesuatu yang kita maksud seperti, niat mandi menghilangkan hadast besar,atau niat mandi hendak melakukan berpuasa Ramadhan dan niat kita akan menjalanka berpuasa esok hari juga ucapan berbuka puasa dan shalat tarawih,shalat witir beserta dengan doanya.


Untuk lebih menguatkan didalam menjalankan ibadah puasa esok hari seandainya kita punya hadast besar seperti habis melakukan hubungan intim dengan istri,atau dengan suami,ataupun kita bermimpi bersetubuh didalam tidur maka anjuran terbaik kita utamakan dulu mandi atau keramas dengan niat adus membuang hadast besar dan setelah selesai adus kita ulang lagi niatnya denga niat hendak berpuasa memasuki bulan Ramadhan.

Bacaan Lengkap Niat Shalat Tarawih Dan shalat Witir Di bulan Ramadhan


Niat itu di ucapkan dalam hati saat kita memperaktekan pekerjaan kita, kalau mau adus itu niat dalam hatinya berbarengan dengan menguyurkan air ke kepala kita di mulai dengan ucapan basmalah (bismillahirrohmaanirrohim) Didalam peraktek niat sholat tarawih dan witir maka ucapkan dalam hati berbarengan dengan Takbirotul ihrom (dengan tangan di angkat ke atas) bila kita orang sempurna mampu mengangkat tangan keatas.kalau tidak mampu pake isyart aja yang penting niat saat takbirotul ihrom tidak ketinggalan untuk di ucapkan dalam hati


UCAPAN NIAT ADUS MENGHILANGKAN HADAST BESAR

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

NAWAETUL GUSLA LIROF'IL HADATSIL AKBARI PARDON LILLAHITA'ALA

Artinya
Niat Aku adus menghilangkan hadast besar pardu kerena Alloh ta'ala

Sesudah kita menghilangkan hadas besar (mandi junub) maka kita sambung dengan adus niat hendak melakukan puasa Ramadhan berikut ucapan niatnya

UCAPAN NIAT ADUS HENDAK MEMASUKI BULAN RAMADHAN

نَوَيتُ الغُسلَ لِدُخُلِ الصَومِ رَمضَانِ سُنَةَ لله تَعَالَي

NAWAETUL GUSLA LIDUKHULI SSHOUMI ROMDONI SUNNATA LILLAHITA'ALA

Artinya:
Niat Aku adus kerena memasuki dan menjalankan ibadah puasa dibulan Ramadhan sunnah kerena Alloh ta'ala

Usai kita melaksanakan Adus baik yang di maksud adus menghilangkan hadast besar yang hukumnya itu wajib,atau kita usai melakukan adus untuk memasuki ibadah puasa di bulan Ramadhan,maka bersiap-siaplah kita sehabis shalat isya kita menjalankan shalat sunnat Tarawih itu mau di jalankan secara kesendirian di rumah atau beramai-ramai berjamaah di mesjid bersama imam mesjid,ini kami tulis cara niat shalat tarawih dan doa khusus sesudah tarawih.Adapun kita menjalankan ibadah shalat tarawih itu umunya kebiasaan imam mesjid, kita yang bermadhab safii kita melakukan 20 rakaat di tambah shalat witir ganjil 3 rakaat berikut ini kami tulis cara nia shalat tarawih.

NIAT SHALAT TARAWIH SEBAGAI MA'MUM

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII SUNNATAT-TAROOWIIHI ROK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI MA'MUUMAN LILLAAHI TA'ALAA

Artinya :
Niat Aku shalat sunnah tarawih dua raka'at menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala

NIAT SHALAT TARAWIH SEBAGAI IMAM

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII SUNNATAT-TAROOWIIHI ROK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI IMAAMAN LILLAAHI TA'ALAA

Artinya :
Niat Aku shalat sunnah tarawih dua raka'at menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'ala

NIAT SHALAT TARAWIH SENDIRIAN

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII SUNNATAT-TAROOWIIHI ROK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI LILLAAHI TA'ALAA

Artinya :
Niat Aku shalat sunnah tarawih dua raka'at menghadap kiblat karena Allah Ta'ala

Usai sudah kita melakukan shalat tarwih maka langsung kita baca doanya sebagai doa kamilin brikut tulisan doa dan artinya kami sajikan juga untuk anda

DOA SESUDAH SHALAT TARAWIH (DOA KAMILIN)

بسم الله الرحمن الرحيم


أَللّهُمَّ اجْعَلْنَا بِاْلإِيْمَانِ كَامِلِيْن. وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْن. وَلِلصَّلاَةِ حَافِظِيْن. وِلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْن. وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْن. وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْن. وَبِالْهُدى مُتَمَسِّكِيْن. وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِيْن. وَفِي الدُّنْيَا زَاهِدِيْن. وَفِي اْلآخِرَةِ رَاغِبِيْن. وَبِالْقَضَاءِ رَاضِيْن. وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْن. وَعَلىَ الْبَلاَءِ صَابِرِيْن. وَتَحْتَ لِوَاءِسَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْن. وَإِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْن. وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْن. وَمِنَ النَّارِنَاجِيْن. وَعَلى سَرِيْرِالْكَرَامَةِ قَاعِدِيْن. وَمِنْ حُوْرٍ عِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْن. وَمِنْ سُنْدُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ وَّدِيْبَاجٍ مُّتَلَبِّسِيْن. وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ اكِلِيْن. وَمِنْ لَبَنٍ وَّعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْن. بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِيْن. مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْن. وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيْقًا. ذَالِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفى بِاللهِ عَلِيْمًا.أَللّهُمَّ اجْعَلْنَا فِيْ لَيْلَةِ هذَاالشَّهْرِالشَّرِيْفَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْن. وَلاَ تَجْعَلْنَا مِنَ اْلأَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْن. وَصَلَى اللهُ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى الِه وَصَحْبِه أَجْمَعِيْنَ. بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْن. وَ الْحَمْدُلِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ


Wahai Allah, Jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, menunaikan kewajiban-kewajiban, memelihara sholat, menunaikan zakat, mencari anugerah yang ada di sisi Engkau, mengharap ampunan Engkau, berpegang teguh dengan petunjuk (Engkau), menjauhi kesia-siaan, zuhud di dunia, dan senang kepada akhirat, rela terhadap (kepastian), bersyukur terhadap nikmat, sabar terhadap cobaan, dan berjalan pada hari kiamat di bawah panji penghulu kami, Nabi Muhammad SAW,datang ke telaga (yang sejuk), masuk ke dalam surga, selamat dari neraka, duduk di atas singgasana kemuliaan, menikah dengan bidadari yang cantik, menge-nakan pakaian dari sutera yang tipis dan tebal, memakan makanan surga, meminum susu dan madu yang jernih,dengan gelas,teko, dan piala dari mata air yang selalu mengalir, bersama orang-orang yang telah Engkau berikan nikmat, yaitu para Nabi, Shiddiqun, Syuhada, dan orang-orang yang shaleh, mereka itu adalah sebaik-baik teman, anugerah itu dari Allah, dan cukuplah Allah Yang Maha Mengetahui. Dan segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam.

Selesai kita melaksanakan shalat tarawih dan membaca doa kamilin maka kita lanjut dengan melakukan shalat witir 3 rokaat.dengan jumlah tiga rakat masih masing dapat kita pecah menjadi tiga bagian.bisa satu rakaat,dua rakaat atau sekaligus tiga rakaat dengan tidak memakai tasyahud awwal langsung setelah syujud dua kali kita berdiri.

CARA UCAPAN NIAT SHALAT WITIR DUA RAKAAT
Bacaan: "Usholli sunnata witir rak'ataini msutaqbilalkiblati ma-muman lillahi ta'ala"
Artinya : "Saya niat shalat witir dua rakaat dengan menghadap kiblat menjadi ma'mun karena Allah ta'ala

CARA UCAPAN SHALAT WITIR SATU RAKAAT
Bacaan : "Usholli sunnata witir rak'atan mustaqbilalkiblati ma-muman lillahi ta'aala"
Artinya : "Saya niat shalat witir satu rakaat dengan menghadap kiblat menjadi ma'mun karena allah ta'ala"

CARA UCAPAN SHALAT WITIR TIGA RAKAAT

Bacaan : "Usholli sunnata witir tsalatsa raka'atin mustaqbilalkiblati ma-muman lillahi ta'ala"
Artinya : "Saya niat shalat witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat menjadi ma'mun karena allah taala".

DOA SETELAH SHALAT WITIR

اَللهُمَّ إِنَّا نَسْـأَلُكَ اِيْمَانًا دَائِمًا، وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا، وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا، وَنَسْأَلُكَ عَمَلاً صَالِحًا، وَنَسْأَلُكَ دِيْنًاقَيِّمًا، وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا، وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ، وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الْغِنَاءَ عَنِ النَّاسِ، اَللهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخُشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا اَللهُ يَااَللهُ يَااَللهُ يَااَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ، وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.


ALLAHUMMA INNAA NAS'ALUKA IIMAANAN DAA'IMAN, WANAS'ALUKA QALBAN KHAASYI'AN, WANAS'ALUKA 'ILMAN NAAFI'AN, WANAS'ALUKA YAQIINAN SHAADIQON, WANAS'ALUKA 'AMALAN SHAALIHAN, WANAS'ALUKA DIINAN QAYYIMAN, WANAS'ALUKA KHAIRAN KATSIIRAN, WANAS'ALUKAL 'AFWA WAL'AAFIYATA, WANAS'ALUKA TAMAAMAL 'AAFIYATI, WANAS'ALUKASY SYUKRA 'ALAL 'AAFIYATI, WANAS'ALUKAL GHINAA'A 'ANINNAASI. ALLAAHUMMA RABBANAA TAQABBAL MINNAA SHALAATANAA WASHIYAAMANAA WAQIYAAMANAA WATAKHUSY-SYU'ANAA WATADHORRU'ANAA WATA'ABBUDANAA WATAMMIM TAQSHIIRANAA YAA ALLAAHU YAA ALLAAHU YAA ALLAAHU YAA ARHAMAR RAAHIMIINA. WASHALLALLAAHU 'ALAA KHAIRI KHALQIHI MUHAMMADIN WA'ALAA AALIHI WASHAHBIHI AJMA'IINA, WALHAMDU LILLAAHI RABBIL 'AALAMIINA.


Wahai Allah. Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyu', kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang shaleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus, kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat, kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna, kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan, dan kami memohon kepada-Mu terkaya dari semua manusia. Ya Allah, Tuhan kami. Terimalah dari kami shalat kami, puasa kami, shalat malam kami, kekhusyu'an kami, kerendahan hati kami, ibadah kami. Sempurnakanlah kelalaian atau kekurangan kami, Wahai Allah Wahai Allah Wahai Allah Wahai Dzat yang Paling Penyayang diantara para penyayang. Semoga rahmat Allah tercurahkan kepada sebaik-baiknya makhluk-Nya, Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua, dan segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam.

Agar kita tidak lupa untuk mengucapkan niat berpuasa maka sebaiknya setelah shalat tarawih atau shalat witir ini untuk kebiasaan kita niat berpuasa esok hari,karena kalau habis sahur biasanya kita lupa dan kalau lupa itu puasanya masuk puasa sunnah bukan puasa ramadhan itu harus di kodho nanti bulan syawwal, kesempatan menjadi syarat shah puasa dalam mengucapkan niatnya sampai mau terbit fajar kalau sesudah terbit fajar niat puasa ramadhan itu angus masuknya jadi puasa sunnat.

NIAT PUASA RAMADHAN UNTUK ESOK HARI

نَوَيتُ صَومَ غَد ٍعَن أَدَئ فَرضُ شَهرِِي رَمضَانِ هَذِه ِ سَنَةِ لله تَعَالَي

NAWAETU SHOUMA GHODIN 'AN ADAI PARDI SSHARI ROMDONI HADZIHI SANATI LILLAAHI TA'ALA

Artinya:
Niat Aku berpuasa esok satu hari dibulan ramadhan tahun ini pardu karana Alloh ta'ala

Usai kita berpuasa satu hari di bulan suci ramadhan maka saat tiba waktu maghrib kita wajib berbuka puasa mau langsung makan atau kita ta'jil dulu kerena terburu-buru mau shalat maghrib berikut kami tulis doanya buka puasa.

DOA BUKA PUASA RAMADHAN

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

ALLAAHUMMA LAKASUMTU WABIKA AAMANTU WA'ALAA RIZQIKA AFTHORTU BIROHMATIKA YAA ARHAMAR ROOHIMIIN
Artinya
Ya Allah keranaMu aku berpuasa, dengan Mu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmat MU, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.

Oke temen-temen sampai disini bahasan tentang cara melakukan puasa lengkap dengan peraktek niat dan shalat tarawih juga shalat witir .Berikut artikel terkait masih kami sajikan untuk anda mengenai niat puasa senin kamis .Semoga bahasan yang panjang ini sekiranya bermanfaat untuk kita semua terutama bagi sebagian muslim yang awam.amiiiiin.

Bacaan Doa Dan Niat Puasa Arafah Dan Tarwiyah Lengkap Dengan Artinya

Bacaan Doa Dan Niat Puasa Arafah Dan Tarwiyah Lengkap Dengan Artinya.Ummat islam dimanapan berada saat ini kami memberikan bahasan dan penjelasan masih dari sambungan artikel sebelumnya yaitu Bacaan doa dan niat puasa senin kamis, kami lanjutkan pula bahasan berikutnya yaitu mengenai pentingnya kita melakukan puasa sunnat Arafah dan Tarwiyah yang mana puasa di ke dua hari ini adalah merupakan perbuatan amal shaleh bagi kita ummat islam.

Pada bulan Dzulhijjah (dalam kalender Islam), dilaksanakan 2 hari sebelum tanggal 10 Dzulhijjah (Idul Adha) atau biasa dikenal dengan lebaran haji yaitu tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah. Tanggal 8 Dzulhijah dinamakan puasa Tarwiyah dan tanggal 9 Dzulhijah dinamakan puasa Arafah.


Puasa sunah Tarwiyah dan Arafah sangat dianjurkan, agar kita dapat turut merasakan nikmatnya seperti yang dirasakan oleh para jama’ah haji.Puasa Arafah adalah puasa yang dilaksanakan pada hari Arafah yakni pada tanggal 9 Dzulhijjah yaitu hari pada saat jama’ah haji melakukan wukuf di padang Arafah.

Bacaan Doa Dan Niat Puasa Arafah Dan Tarwiyah Lengkap Dengan Artinya

Puasa Tarwiyah adalah puasa yang dilaksanakan pada hari tarwiyah yakni 8 Dzulhijjah, hari sebelum hari wukuf. Adapun keutamaan puasa sunah niat puasa arafah tarwiyah (8 Dzulhijjah) dan ‘arafah (9 Dzulhijjah) berdasarkan beberapa hadist ,Puasa Tarwiyah dapat menghapus dosa satu tahun silam yang telah terlewati.

Sedangkan puasa hari ‘arafah memiliki keutamaan yaitu dapat menghapus dosa dua tahun (1 tahun lalu dan 1 tahun yang akan datang)

NIAT PUASA ARAFAH DAN TARWIYAH

Niat Puasa Tarwiyah

نويت صوم ترويه سنة لله تعالى

NAWAITU SAUMA TARWIYAH SUNNATAN LILLAHI TA’ALAH

Artinya: Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala.”

Niat Puasa Arafah

نويت صوم عرفة سنة لله تعالى

NAWAITU SAUMA ARAFAH SUNNATAN LILLAHI TA’ALAH

Artinya:Saya niat puasa Arafah , sunnah karena Allah ta’ala.”

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah

Hadist tentang puasa Tarwiyah adalah sbb.:

صوم يوم التروية كفارة سنة ، وصوم يوم عرفة كفارة سنتين.


(أبو الشيخ في الثواب وابن النجار عن ابن عباس)


Artinya: Puasa hari Tarwiyah menghapuskan dosa setahun, puasa hari Arafah menghapuskan dosa dua tahun.

Hadist tersebut tercantum dalam kitab Kanzul Ummal, Jami’ Imam Suyuthi, diriwayatkan Ibnu Hibban dalam kitab Al-Tsawab. Para ulama mengatakan bahwa hadist tersebut dlaif. Sebagian ulama mengatakan ini hadist marfu’.

Hadist yang lain juga :

وَعَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ { نَهَى عَنْ صَوْمِ يَوْمِ التَّرْوِيَةِ وَيَوْمِ عَرَفَةَ وَيَوْمِ النَّحْرِ وَأَيَّامِ التَّشْرِي


Artinya: Rasulullah saw melarang puasa di hari Tarwiyah, Arafah, Hari Penyembelihan dan hari Tasyriq  Namun para ulama mengatakan bahwa hadist ini berlaku bagi yang melaksanakan ibadah haji.

Beberapa kitab fiqh dari berbagai mazhab menyebutkan disunnahkan puasa sunnah pada hari Tarwiyah. Hadist riwayat Ibnu Abbas ra berikut adalah dalil terkuat yang dijadikan landasan disunnahkannya puasa hari Tarwiyah.

ما من أيام العمل الصالح فيهن أحب إلى الله، من هذه الأيام العشر” رواه البخاري


Artinya: Tidak ada hari yang di dalamnya amal soleh lebih dicintai Allah kecuali pada sepuluh hari ini (maksudnya 10 hari bulan Dzul Hijjah). HR Bukhari.

Hadist lain:

وعن حفصة قالت: أربع لم يكن يدعهن رسول الله صلى الله عليه وسلم: صيام عاشوراء، والعشر، وثلاث أيام من كل شهر، والركعتين قبل الغداة رواه أحمد والنسائي.


Artinya: Dari Hafsah ra : ada empat perkara yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah saw, yaitu puasa bulan hari Asyura (10 Muharram), (amal soleh) 10 hari pertama Dzul Hijjah, tiga hari setiap bulan dan dua rakaat sebelum pagi” h.r. Ahmad dan Nasai.

Berdasarkan hadist tersebut, cukup kuat pendapat ulama yang mengatakan bahwa disunnahkan puasa pada hari Tarwiyah.

Pendapat yang mengatakan bahwa puasa Tarwiyah disunnahkan karena termasuk amal saleh yang dianjurkan pada 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah. Sedangkan pendapat yang mengatakan bahwa tidak disunnahkan secara khusus puasa pada hari Tarwiyah karena melihat hadist di atas yang dlaif atau lemah. Ini juga terkembali pada masalah perbedaan pendapat mengenai apakah hukum menggunakan hadist dlaif.

Sebaiknya pengikut kedua pendapat tersebut saling menghargai karena masing-masing mempunyai landasan dalil yang diyakini.

Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ


Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim)

Imam Nawawi berkata, “Adapun hukum puasa Arafah menurut Imam Syafi’i dan ulama Syafi’iyah: disunnahkan puasa Arafah bagi yang tidak berwukuf di Arafah. Adapun orang yang sedang berhaji dan saat itu berada di Arafah, menurut Imam Syafi’ secara ringkas dan ini juga menurut ulama Syafi’iyah bahwa disunnahkan bagi mereka untuk tidak berpuasa karena adanya hadits dari Ummul Fadhl.”

Adapun orang yang berhaji tidak disunnahkan untuk melaksanakan puasa Arafah.

عَنْ أُمِّ الْفَضْلِ بِنْتِ الْحَارِثِ أَنَّ نَاسًا تَمَارَوْا عِنْدَهَا يَوْمَ عَرَفَةَ فِي صَوْمِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ بَعْضُهُمْ هُوَ صَائِمٌ وَقَالَ بَعْضُهُمْ لَيْسَ بِصَائِمٍ فَأَرْسَلَتْ إِلَيْهِ بِقَدَحِ لَبَنٍ وَهُوَ وَاقِفٌ عَلَى بَعِيرِهِ فَشَرِبَهُ


Dari Ummul Fadhl binti Al Harits, bahwa orang-orang berbantahan di dekatnya pada hari Arafah tentang puasa Nabi SAW. Sebagian mereka mengatakan, ‘Beliau berpuasa.’ Sebagian lainnya mengatakan, ‘Beliau tidak berpuasa.’ Maka Ummul Fadhl mengirimkan semangkok susu kepada beliau, ketika beliau sedang berhenti di atas unta beliau, maka beliau meminumnya.” (HR. Bukhari Muslim).

عَنْ مَيْمُونَةَ – رضى الله عنها – أَنَّ النَّاسَ شَكُّوا فِى صِيَامِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – يَوْمَ عَرَفَةَ ، فَأَرْسَلَتْ إِلَيْهِ بِحِلاَبٍ وَهْوَ وَاقِفٌ فِى الْمَوْقِفِ ، فَشَرِبَ مِنْهُ ، وَالنَّاسُ يَنْظُرُونَ


Dari Maimunah RA, ia berkata bahwa orang-orang saling berdebat apakah Nabi SAW berpuasa pada hari Arafah. Lalu Maimunah mengirimkan pada beliau satu wadah (berisi susu) dan beliau dalam keadaan berdiri (wukuf), lantas beliau minum dan orang-orang pun menyaksikannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Demikian bahasan tentang puasa sunnat Arafah dan Tarwiyah yang dapat kami sampaikan untuk anda kalangan ummat islam dimanapun berada,kami masih tetap memberikan bahasan terpenting yang bisa bermanfaat untuk anda ummat islam,artikel terkait kami informasikan juga buat anda yaitu niat sholat tarawih dan witir semoga bahasan ini dapat membantu pengetahuan anda untuk dapat mempermudah menjalankan amal shaleh dari pada puasa yang wajib dan yang sunnat.

Bacaan Doa Dan Niat Puasa Senin Kamis Lengkap Dengan Artinya

Bacaan Doa Dan Niat Puasa Senin KamisLengkap Dengan Artinya. Puasa senin kamis adalah merupakan puasa sunnah yang seringkali dilakukan oleh Rosulullah Saw,begitu juga kita sebagai ummatnya sangat di anjurkan untuk se bisa mungkin melakukan puasa senin kamis seperti yang telah di laksanakan oleh Rosululloh Saw.

Dengan melakukan puasa senin kamis kita akan mendapatkan pahala yang sangat besar dan Alloh Swt akan memberikan segala kemudahan didalam mata pencaharian kehidupan kita, apalagi selalu di barengi dengan shalat sunnat,seperti shalat sunnat duha dan shalat sunnat tahajut.kita insya Alloh akan dapat ke mudahan didalam segala hal.


Pengertian puasa senin kamis adalah kebiasaan Rosululloh Saw melakukan amal sholeh adalah berpuasa senin dan kamis,begitu juga Nabi Daud As adalah seorang Nabi Alloh yang sangat gemar melakukan puasa  senin dan kamis maka kita sebagai ummat Nabi muhammad harus giat dan semangat melakukan cara yang di biasakan Rosululloh dengan puasa senin dan kamis.


Bacaan Doa Dan Niat Puasa Senin Kamis Lengkap Dengan Artinya

Disini kami tuliskan di bawah ini tentang cara kita niat melakukan puasa hari senin dan hari kamis,supaya para pembaca bisa dengan sangat mudah untuk mengucapkan niat dalam hati melakukan niat puasa senin kamis dengan khusu, Adapun untuk bacaan doa niat puasa sunah senin kamis adalah sebagai berikut :

BACAAN NIAT PUASAN HARI SENIN

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى


NAWAITU SAUMA YAUMAL ITSNAINI SUNNATAN LILLAHI TANA’ALA

Artinya :Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah ta’ala.

BACAAN NIAT PUASA HARI KAMIS

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى


NAWAITU SAUMA YAUMAL KHOMIISI SUNNATAN LILLAHI TAA’ALA

Artinya :Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah ta’ala.

DOA BUKA PUASA SENIN DAN KAMIS

اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ


Allaahumma laka shumtu wa 'alaa rizkqika afthartu, dzahabazh zhoma-u wabtallatil 'uruuqu watsabatal ajru, insyaa Allaah.

Artinya :Ya Allah hanya untuk-Mu aku berpuasa & dengan rezki-Mu aku berbuka. Telah sirna dahaga, urat-urat telah basah dan pahala telah tetap insya Allah Ta’ala

Untuk menguatkan kita melakukan puasa senin kamis maka kami tuliskan sabda Rsululloh Saw yang di riwayatkan oleh Abu Hurairah berikut Hadistnya:

Bahwasanya Rasulullah SAW adalah orang yang paling banyak berpuasa pada hari senin dan kamis. Ketika ditanya tentang alasannya, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya segala amal perubatan dipersembahkan pada hari senin dan kamis, maka Allah akan mengampuni dosa setiap orang muslim atau setiap orang mukmin, kecuali dua orang yang bermusuhan. Maka Allah berfirman”.(HR. Ahmad).

Segala amal perbuatan manusia pada hari senin dan kamis akan diperiksa oleh malaikat, karena itu aku senang ketika amal perbuatanku diperiksa aku dalam kondisi berpuasa.” (HR. Tirmidzi)

Didalam hadist Qudsi juga Alloh Swt menerangkan Rosululloh bersabda:

Puasa itu milki-Ku dan Aku sendiri yang membalasnya. Dan kebaikan itu akan dilipagandakan sebanyak 10 kali lipat.”(HR. Bukhari dan Abu Daud).

Nah temen-temen sekarang kita paham begitu besar hikmah dan keistimewaan puasa senin kamis,juga kami sajikan juga puasa sunnat di bulan haji yaitu niat puasa arfah tarwiyah.Semoga kita sebagai ummatnya bisa melakukan puasa senin kamis seperti Rosululloh Saw melakukannya puasa senin dan kamis.