Advertisement
Advertisement
Contoh Khutbah Jum'at 6 Makna Ujian Bagi Seorang Muslim.Dalam bahasan contoh teks khotbah kami disini menyusun kata-kata yang berkaitan dengan makna ujian bagi seorang muslim, Seperti dalam perjalanan hidup manusia selalu ada menyertainya,dari manusia pertama Nabi Adam As hingga hari ini dan tentu saja bagi generasi yang akan datang,ujian akan terus di hadapi oleh manusia.
Oleh karena itu bagi kita yang mengaku muslim,ujian itu memang kita pahami sebagai suatu kepastian yang harus siap di hadapi dan sekaligus sebagai upaya pembuktian keimanan kita kepada Alloh Swt. Dan setiap muslim harus menyadari bahwa ujian dari Alloh Swt itu tidak selalu dalam bentuk hal-hal yang tidak menyenankan bila kita tinjau dari sisi duniawi.
Karena menyenangkan dan tidak menyenangkan keduanya merupakan ujian dari Alloh Swt, Karena itu bagi orang-orang yang beriman kita akan paham akan hal-hal yang menyenangkan bagi diri kita tidak membuat lupa diri,dan hal-hal yang tidak menyenangkan diri kita tidak merasa putus asa untuk menerima ujian dari Alloh swt.
Akan tetapi sangat menyayangkan dalam kehidupan manusia di dunia yang mengaku dirinya beriman tapi tidak paham dengan Khutbah jumat ujian muslim,ketika senang lupa diri dan ketika susah justru menjadi putus asa yang membuat dirinya menghalalkan segala cara guna mendapatkan apa yang di inginkan,Seperti memalingkan wajah dari menyembah beribadah kepada Alloh jadi menyembah memuja syetan.
Contoh Khutbah Pertama
Sholawat dan salam kita sampaikan kepada Nabi Muhammad Saw,juga untuk keluarganya,para sahabtanya,dan tabiin beserta para shalihin, juga ummat-ummat yang taat kepada beliau termasuk kita yang hadir di dalam mesjid yang mulia ini semoga kita tergolong ummat beliau dan nanti kita di hari kiamat mendapat safaat dari beliau Nabi muhammad Saw.
Hadirin sidang ahli jum'at rohimakumulloh.
Agar kita dalam menerima ujian dari Alloh Swt keimanan tetap terjaga dan tidak menjadi kufur nikmat gara-gara kita tidak sadar dengan ujian dari Alloh baik itu yang sipatnya ujian yang menyenangkan atau ujian yang tidak menyenangkan maka pahamilah firman Alloh dalam Al-Qura'an surah (Al-Ankabuut:2-3) di bawah ini.
Artinya: Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan,'Kami telah beriman,' sedang mereka tidak di uji lagi. Dan sesunggunya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Alloh mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya dia mengetahui orang-orang yang dusta (Qs-al-ankabut:2-3)
Juga dalam firman Alloh surah (Al-Anbiyaa:35)
Artinya: Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada kamilah kamu di kembalikan.'
(Qs-al-anbiyaa:35)
Nah saudara kami yang muslim kita paham makna ujian sesuatu yang datang dari Alloh Swt, tentu ada maksud baik di balik semua itu, akan tetapi memang banyak manusia yang tidak bisa menangkap maksud baik itu, sebagai ujian yang menyenangkan dan tidak menyenangkan, Sebenarnya banyak manfaatnya berikut ada enam manfaat dari makna ujian itu
(1) Manfaat Ujian Wabah Penyakit Tha'un.
Alloh Swt akan memberikan ujian dengan mendatangkan penyakit tha'un bagi orang yang beriman,ini salah satu hal yang tidak akan kita ketahui di balik ujian ini dengan wabah penyakit,tapi Alloh punya maksud baik dan sangat bermanfaat bagi kita, apa bila kita bersabar dan tetap istikomah dalam cobaan ini insya Alloh derajat kita akan di tingkatkan. Dan sampai matipun dengan wabah penyakit yang di deritanya maka itu matinya syahid, Namun sebaliknya bagi yang tidak beriman wabah penyakit ini adalah siksa duniawi. Berikut dalam bab sabar pada kitab Riyadush Shalihin terdapat hadist Rasululloh Saw:
Aisyah bertanya kepada Rasululloh Saw tentang wabah tha'un. Maka Rasululloh memberitahukan wabah tha'un ialah suatu siksa Alloh yang dikirimkan kepada siapa saja yang di kehendakinya,tetapi Alloh menjadikannya rahmat bagi para hambanya yang beriman. Maka seorang mukmin yang berada di daerah itu jika sadar dan ikhlas karena mengerti tidak akan terkena itu kecuali dengan takdir Alloh,Maka Alloh akan mencatatnya baginya sebagai pahala seorang mati syahid (HR Bukhori)
(2) Manfaat Ujian Sebagai Penebus Dosa.
Dari adanya ujian Alloh yakni sebagai penebus dosa-dosa kita.hal ini apa bila kita sadar dalam menghadapi berbagai penderitaan dan dapat mengambil hikmah di balik itu semua.seperti kita mengalami sakit,kita akan semakin sadar,hidup miskin kita sadar ini semua Alloh yang mengatur soal rezeki kita tidak berkecil hati,apalagi kita menjadi orang kaya kita akan tambah banyak bersyukur.
Seperti hadist Rasululloh di bawah ini menyatakan
Tiada seorang muslim yang menderita kelelahan,penyakit,dan kesusahan hati,bahkan gangguan yang berupa duri,melainkan semua kejadian itu akan berupa penebus dosanya (HR Bukhori dan muslim)
(3) Manfaat Ujian Pembersih dari sipat tercela
Firman Alloh menyatakan:
Artinya: Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan,'Kami telah beriman,' sedang mereka tidak di uji lagi. Dan sesunggunya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Alloh mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya dia mengetahui orang-orang yang dusta (Qs-al-ankabut:2-3)
(4) Manfaat Ujian Mendapat Pertolongan Dari Alloh
Firman Alloh menyatakan:
Artinya: Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga,padahal belum datang kepadamu ujian sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka di timpa malapetaka dan kesengsaraan serta digoncangkan (bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya,"Bilakah datang pertolongan Alloh?'ingatlah sesungguhnya pertolongan Alloh itu amat dekat.(Qs al-Baqoroh:214)
(5) Manfaat Ujian Barisan Muslim Bersih Dari Orang Munafikin.
Firman Alloh menyatakan:
Artinya: Maka tatkala Thalut keluar membawa tentaranya, ia berkata: "Sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan suatu sungai. Maka siapa di antara kamu meminum airnya; bukanlah ia pengikutku. Dan barangsiapa tiada meminumnya, kecuali menceduk seceduk tangan, maka dia adalah pengikutku". Kemudian mereka meminumnya kecuali beberapa orang di antara mereka. Maka tatkala Thalut dan orang-orang yang beriman bersama dia telah menyeberangi sungai itu, orang-orang yang telah minum berkata: "Tak ada kesanggupan kami pada hari ini untuk melawan Jalut dan tentaranya". Orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah, berkata: "Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar".(Qs al-Baqoroh:249)
(6) Manfaat Ujian Diri Sendiri Menjadi Sadar.
Firman Alloh menyatakan:
Artinya: Hai orang-orang yang beriman janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Alloh. Barang siapa yang berbuat demikian,maka mereka itulah orang-orang yang rugi.(Qs al-munafiquun:9)
Dengan demikian, menjadi jelas bagi kita bahwa ujian dari Alloh itu suatu kepastian bagi orang-orang yang beriman,baik ujian dalam bentuk hal-hal yang menyenangkan maupun ujian yang tidak menyenangkan,Dan bila sudah lulus menghadapi ujian itu tentu saja surga sudah menannti.
Contoh Khutbah Kedua
Demikian bahasan contoh teks Khutbah jum'at yang kami susun untuk anda semoga tulisan ini bermanfaat dan menjadi kemudahan bagi anda untuk melakukan khutbah jum'at.untuk artikel terkait kami sajikan khutbah jumat dzikrul maut.terimakasih anda telah berkunjung ke blog kami alhamdipakot.
Oleh karena itu bagi kita yang mengaku muslim,ujian itu memang kita pahami sebagai suatu kepastian yang harus siap di hadapi dan sekaligus sebagai upaya pembuktian keimanan kita kepada Alloh Swt. Dan setiap muslim harus menyadari bahwa ujian dari Alloh Swt itu tidak selalu dalam bentuk hal-hal yang tidak menyenankan bila kita tinjau dari sisi duniawi.
Karena menyenangkan dan tidak menyenangkan keduanya merupakan ujian dari Alloh Swt, Karena itu bagi orang-orang yang beriman kita akan paham akan hal-hal yang menyenangkan bagi diri kita tidak membuat lupa diri,dan hal-hal yang tidak menyenangkan diri kita tidak merasa putus asa untuk menerima ujian dari Alloh swt.

Akan tetapi sangat menyayangkan dalam kehidupan manusia di dunia yang mengaku dirinya beriman tapi tidak paham dengan Khutbah jumat ujian muslim,ketika senang lupa diri dan ketika susah justru menjadi putus asa yang membuat dirinya menghalalkan segala cara guna mendapatkan apa yang di inginkan,Seperti memalingkan wajah dari menyembah beribadah kepada Alloh jadi menyembah memuja syetan.
Contoh Khutbah Pertama
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. أَمَّا بَعْدُ؛
Alhamdulillah.segala puji hanya milik Alloh Swt yang senantiasa memberikan kekuatan iman dan islam,kesehatan jiwa raga sehingga kita senantiasa dapat hadir di mesjid yang mulia ini untuk melaksanakan shalat jum'at bersama-sama semoga Alloh menerima peribadahan kita sehingga kita di berikan rahmat dan pahala yang besar.Sholawat dan salam kita sampaikan kepada Nabi Muhammad Saw,juga untuk keluarganya,para sahabtanya,dan tabiin beserta para shalihin, juga ummat-ummat yang taat kepada beliau termasuk kita yang hadir di dalam mesjid yang mulia ini semoga kita tergolong ummat beliau dan nanti kita di hari kiamat mendapat safaat dari beliau Nabi muhammad Saw.
Hadirin sidang ahli jum'at rohimakumulloh.
Agar kita dalam menerima ujian dari Alloh Swt keimanan tetap terjaga dan tidak menjadi kufur nikmat gara-gara kita tidak sadar dengan ujian dari Alloh baik itu yang sipatnya ujian yang menyenangkan atau ujian yang tidak menyenangkan maka pahamilah firman Alloh dalam Al-Qura'an surah (Al-Ankabuut:2-3) di bawah ini.
أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لا يُفْتَنُونَ (٢)وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ (٣)
Artinya: Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan,'Kami telah beriman,' sedang mereka tidak di uji lagi. Dan sesunggunya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Alloh mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya dia mengetahui orang-orang yang dusta (Qs-al-ankabut:2-3)
Juga dalam firman Alloh surah (Al-Anbiyaa:35)
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
Artinya: Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada kamilah kamu di kembalikan.'
(Qs-al-anbiyaa:35)
Nah saudara kami yang muslim kita paham makna ujian sesuatu yang datang dari Alloh Swt, tentu ada maksud baik di balik semua itu, akan tetapi memang banyak manusia yang tidak bisa menangkap maksud baik itu, sebagai ujian yang menyenangkan dan tidak menyenangkan, Sebenarnya banyak manfaatnya berikut ada enam manfaat dari makna ujian itu
(1) Manfaat Ujian Wabah Penyakit Tha'un.
Alloh Swt akan memberikan ujian dengan mendatangkan penyakit tha'un bagi orang yang beriman,ini salah satu hal yang tidak akan kita ketahui di balik ujian ini dengan wabah penyakit,tapi Alloh punya maksud baik dan sangat bermanfaat bagi kita, apa bila kita bersabar dan tetap istikomah dalam cobaan ini insya Alloh derajat kita akan di tingkatkan. Dan sampai matipun dengan wabah penyakit yang di deritanya maka itu matinya syahid, Namun sebaliknya bagi yang tidak beriman wabah penyakit ini adalah siksa duniawi. Berikut dalam bab sabar pada kitab Riyadush Shalihin terdapat hadist Rasululloh Saw:
Aisyah bertanya kepada Rasululloh Saw tentang wabah tha'un. Maka Rasululloh memberitahukan wabah tha'un ialah suatu siksa Alloh yang dikirimkan kepada siapa saja yang di kehendakinya,tetapi Alloh menjadikannya rahmat bagi para hambanya yang beriman. Maka seorang mukmin yang berada di daerah itu jika sadar dan ikhlas karena mengerti tidak akan terkena itu kecuali dengan takdir Alloh,Maka Alloh akan mencatatnya baginya sebagai pahala seorang mati syahid (HR Bukhori)
(2) Manfaat Ujian Sebagai Penebus Dosa.
Dari adanya ujian Alloh yakni sebagai penebus dosa-dosa kita.hal ini apa bila kita sadar dalam menghadapi berbagai penderitaan dan dapat mengambil hikmah di balik itu semua.seperti kita mengalami sakit,kita akan semakin sadar,hidup miskin kita sadar ini semua Alloh yang mengatur soal rezeki kita tidak berkecil hati,apalagi kita menjadi orang kaya kita akan tambah banyak bersyukur.
Seperti hadist Rasululloh di bawah ini menyatakan
Tiada seorang muslim yang menderita kelelahan,penyakit,dan kesusahan hati,bahkan gangguan yang berupa duri,melainkan semua kejadian itu akan berupa penebus dosanya (HR Bukhori dan muslim)
(3) Manfaat Ujian Pembersih dari sipat tercela
Firman Alloh menyatakan:
أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لا يُفْتَنُونَ (٢)وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ (٣)
Artinya: Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan,'Kami telah beriman,' sedang mereka tidak di uji lagi. Dan sesunggunya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Alloh mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya dia mengetahui orang-orang yang dusta (Qs-al-ankabut:2-3)
(4) Manfaat Ujian Mendapat Pertolongan Dari Alloh
Firman Alloh menyatakan:
أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ ۖ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّىٰ يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَىٰ نَصْرُ اللَّهِ ۗ أَلَا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ
Artinya: Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga,padahal belum datang kepadamu ujian sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka di timpa malapetaka dan kesengsaraan serta digoncangkan (bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya,"Bilakah datang pertolongan Alloh?'ingatlah sesungguhnya pertolongan Alloh itu amat dekat.(Qs al-Baqoroh:214)
(5) Manfaat Ujian Barisan Muslim Bersih Dari Orang Munafikin.
Firman Alloh menyatakan:
فَلَمَّا فَصَلَ طَالُوتُ بِالْجُنُودِ قَالَ إِنَّ اللَّهَ مُبْتَلِيكُمْ بِنَهَرٍ فَمَنْ شَرِبَ مِنْهُ فَلَيْسَ مِنِّي وَمَنْ لَمْ يَطْعَمْهُ فَإِنَّهُ مِنِّي إِلَّا مَنِ اغْتَرَفَ غُرْفَةً بِيَدِهِ ۚ فَشَرِبُوا مِنْهُ إِلَّا قَلِيلًا مِنْهُمْ ۚ فَلَمَّا جَاوَزَهُ هُوَ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ قَالُوا لَا طَاقَةَ لَنَا الْيَوْمَ بِجَالُوتَ وَجُنُودِهِ ۚ قَالَ الَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُمْ مُلَاقُو اللَّهِ كَمْ مِنْ فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةً بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ مَعَ الصَّابِرِينَ
Artinya: Maka tatkala Thalut keluar membawa tentaranya, ia berkata: "Sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan suatu sungai. Maka siapa di antara kamu meminum airnya; bukanlah ia pengikutku. Dan barangsiapa tiada meminumnya, kecuali menceduk seceduk tangan, maka dia adalah pengikutku". Kemudian mereka meminumnya kecuali beberapa orang di antara mereka. Maka tatkala Thalut dan orang-orang yang beriman bersama dia telah menyeberangi sungai itu, orang-orang yang telah minum berkata: "Tak ada kesanggupan kami pada hari ini untuk melawan Jalut dan tentaranya". Orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah, berkata: "Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar".(Qs al-Baqoroh:249)
(6) Manfaat Ujian Diri Sendiri Menjadi Sadar.
Firman Alloh menyatakan:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ
Artinya: Hai orang-orang yang beriman janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Alloh. Barang siapa yang berbuat demikian,maka mereka itulah orang-orang yang rugi.(Qs al-munafiquun:9)
Dengan demikian, menjadi jelas bagi kita bahwa ujian dari Alloh itu suatu kepastian bagi orang-orang yang beriman,baik ujian dalam bentuk hal-hal yang menyenangkan maupun ujian yang tidak menyenangkan,Dan bila sudah lulus menghadapi ujian itu tentu saja surga sudah menannti.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ الَّذِيْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
Contoh Khutbah Kedua
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ.
وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَمَنْ تَبِعَ هُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ أَرْشَدَكُمُ اللهُ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ، أَمَّا بَعْدُ؛
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ, رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَاْرحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَا صِغَارًا. رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُونَا بِالإِيْمَانِ وَلاَ تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلاًّ لِلَّذِيْنَ ءَامَنُوْا رَبَّنَآ إِنَّكَ رَءُوفُ رَّحِيْمٌ، رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا.
رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ .
عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ. أَقِيْموُاالصَّلآة !
Demikian bahasan contoh teks Khutbah jum'at yang kami susun untuk anda semoga tulisan ini bermanfaat dan menjadi kemudahan bagi anda untuk melakukan khutbah jum'at.untuk artikel terkait kami sajikan khutbah jumat dzikrul maut.terimakasih anda telah berkunjung ke blog kami alhamdipakot.
Advertisement